"Inisiatif tersebut menjadi krusial untuk kita diskusikan. Dalam kerangka ini, seperti yang berlaku dalam diplomasi politik, kita melakukan upaya persuasi kepada banyak negara dan harus mencegah terjadinya perang, karena perang atau konflik hanya merugikan warga sipil," tambah calon presiden Ganjar.
Sementara itu, Yose Rizal Damuri, yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, menyatakan bahwa mereka merasa penting untuk membahas isu kebijakan luar negeri dengan publik, terutama mengingat bahwa pemilihan presiden akan berlangsung dalam waktu dekat.
"Kami menganggap perlu untuk memperkenalkan isu-isu kebijakan internasional kepada masyarakat, terutama mengingat bahwa tahun depan akan terjadi perubahan kepemimpinan yang kemungkinan akan memengaruhi arah kebijakan luar negeri Indonesia," kata Yose dalam kata sambutannya.
(Erha Aprili Ramadhoni)