4. Paguyuban pedagang minta maaf
Menyikapi hal ini, Ketua Paguyuban Pedagang Puncak, Ade Abdul Somad, meminta maaf atas kejadian ini. Ade pun telah sepakat dengan sesama pedagang lain untuk menentukan harga jual menu makanan dan minuman dengan harga wajar.
BACA JUGA:
"Sebagai pengurus pedagang puncak saya minta maaf. Mungkin ada kelalaian dari pengurus jadinya seperti ini, viral. Semua warung harus pakai menu harga, itu wajib. Kalau ada yang melanggar seperti dulu, kita akan menutup warung sesuai aturan perhimpunan pedagang," katanya kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).
5. Perlu komunikasi agar kasus tak berulang
Di sisi lain, Camat Cisarua, Heri Risnandar mengatakan, perlu adanya komunikasi untuk menyelesaikan masalah tersebut supaya tidak terulang kembali.
Dia pun memohon maaf kepada para pengunjung wisatawan puncak, karena bila tidak ada solusi bukan tidak mungkin puncak akan sepi pengunjung karna harganya mahal.
"Ini kan harus coba didiskusikan. Ada etika yang harus diindahkan pedagang dan customer. Mungkin perlu komunikasi supaya hal tersebut tidak terjadi lagi," ujar Heri.
(Nanda Aria)