Gelar Doa Bersama Pemilu Damai 2024, Kapolda Riau Berharap Aman dan Berkah

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Jum'at 24 November 2023 22:17 WIB
Polda Riau Gelar Doa Bersama Pemilu Damai 2024 (foto: dok ist)
Share :

PEKANBARU - Polda Riau menggelar doa bersama Pemilu damai 2024, Jumat (24/11/2023). Kegiatan ini menghadirka dai kondang asal Makassar Ustaz Das'ad Latif, serta diikuti langsung Kapolda Irjen Pol Mohammad Iqbal beserta jajaran.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya sengaja menggelar doa bersama agar Pemilu damai 2024 bisa terwujud. Hal ini juga merupakan salah satu cara untuk menyejukan pelaksanaan Pemilu yang sebentar lagi sudah memasuki tahap kampanye.

"Kami sepakat dengan acara ini menggelar doa bersama. Alhamdulillah didukung cuaca yang cerah, walaupun sebelumnya sering hujan. Mudah-mudahan kegiatan ini berkah," sebut Irjen Iqbal.

Mantan Kadiv Humas Polri tersebut mengatakan, doa bersama sekaligus meminta ridho Allah SWT dengan melakukan doa bersama Forkopimda serta bermunajat agar perhelatan Pemilu berjalan, aman, nyaman, damai dan kondusif.

"Dalam Pemilu banyak tahapan, ada Pemilihan Capres, Cawapres, Ada Pilkada dan Pilleg. Semuanya kita berharap berjalan aman, berwarwah dan penuh berkah," tandasnya.

Polda Riau dan Forkopimda terus gencar melakukan imbauan lewat seminar-seminar untuk mengajak seluruh komponen menciptakan Pemilu Damai 2024 nanti. Tak hanya lewat seminar-seminar, bahkan Polda Riau juga menginisiasi Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) dengan mengajak para media menulis berita pemilu damai.

"Alhamdulillah, kita dihadiri oleh Kepala Satuan Tugas Nusantara Cooling Sistem, Brigjen Rudi. Seperti yang disampaikan sebelumnya, meski berbeda pilihan, jangan jadikan itu kita bermusuhan. Beda pilihan itu biasa dan indah," tandasnya.

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mengatakan Doa Bersama Pemilu Damai adalah puncak dari proses pengamanan pemilu 2024 nanti. Pelbagai upaya telah dilakukan Polda Riau bersama penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu mulai dari pra kondisi hingga proses tahapan pemilu di Bumi Lancang Kuning berjalan dengan baik.

"Dari para ulama ikhtiar memang harus, ikhtiar dengan maksimal jangan lupa dengan doa. Berdoalah insyaallah akan dikabulkan. Alhamdulillah kita gelar langit bersahabat, dengan Ridha Allah kita bermunajat agar semoga perhelatan pemilu itu berjalan dengan aman tertib, kondusif, bermarwah, berintegritas insyaallah penuh berkah," tuturnya

Selain itu kata kata Jendral dua Polri ini, pihaknya juga mengadakan sosialisasi dan seminar sebagai langkah pendinginan atau cooling system jelang pemilu. Bahkan Iqbal mengadakan lomba karya jurnalistik. Hal itu bertujuan agar media membuat berita-berita menyejukkan terkait dengan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Sementara itu Da'i Ustaz Das'ad Latif mengatakan jangan ada timbulnya perpecahan pada saat momen politik. Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat untuk tidak terbawa perasaan (baper) hanya karena berbeda pilihan pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.

Dirinya mengapresiasi langkah Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal mengadakan acara Doa Bersama Pemilu Damai 2024, Jumat (24/11/2023). Kegiatan tersebut kata Das'ad sebagai langkah untuk komitmen bersama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Saya bersama jajaran Polda Riau dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal, kita berkumpul untuk bikin komitmen bersama, damai dalam pemilu, sebab salah satu munculnya perpecahan bangsa ini momen politik terutama pemilu, pemilu jangan baper, pemilu pakai akal sehat," kata Das'ad Latif di Mapolda Riau, Jumat (24/11/2023).

Dalam Islam kata Das'ad persaudaraan sangat penting. Hal itu tertulis di salah satu ayat di kitab suci Al-Qur'an. Selain itu sebagai negara, masyarakat juga terikat dalam sila ketiga Pancasila yaitu Persatuan Indonesia. "Quran mengikat kita dengan ayat berpegang teguh lah engkau dengan tali persaudaran Allah, dan janganlah engkau becerai berai, sebagai negara kita diikat dengan sila yaitu Pancasila ada satu sila namanya sila ketiga Persatuan Indonesia," ucapnya.

Para pemimpin negeri ini dan masyarakat sambungnya, harus melihat bagaimana para pemuda dari Sabang sampai Merauke berikrar dalam Sumpah Pemuda yang membuat Indonesia bersatu. Menurutnya kejayaan Indonesia adalah persatuan.

"Dalam kesatuan ada perbedaan tidak mungkin kita kampanye persatuan kalau kita sudah sama. Karena kita berbeda suku, ras dan agama tetapi kita tetap satu. Pemilu kita beda calon, beda partai silakan itu hak demokrasi jangan baper terpecah belah karena pilpres," imbuhnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya