Ingatkan soal Netralitas Pemilu, Maruf Amin: Jangan Sampai Ada Pesanan!

Binti Mufarida, Jurnalis
Minggu 26 November 2023 09:35 WIB
Maruf Amin ingatkan netralitas Pemilu 2024/Foto: Istimewa
Share :

 

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan kepada seluruh penyelenggara juga petugas Pemilihan Umum (Pemilu) untuk menjaga agar netralitas bukan hanya slogan. Bahkan, jangan sampai ada pesanan untuk memenangkan salah satu kontestan Pemilu 2024 mendatang.

“Saya kira terutama ya para petugas kita supaya apapun pilihannya tentu supaya tetap berusaha untuk menjaga netralitas itu. Artinya jangan sampai ada pesanan, ada tekanan gitu kan. Sekali lagi harus menekankan pada petugas kita untuk menjaga netralitas petugas kita. (Netralitas) bukan slogan, betul-betul dijalankan dengan baik,” tegas Wapres dalam keterangannya di Bratislava, Slovakia, dikutip Minggu (26/11/2023).

 BACA JUGA:

Lebih lanjut, Wapres yang saat ini berada di Slovakia juga meminta agar Kantor Besar Republik Indonesia (KBRI) di sana untuk menyelenggarakan Pemilu dengan baik.

“Saya menghimbau di seluruh KBRI ya, di luar negeri supaya menyelenggarakan Pemilu dengan baik,” ujarnya.

 BACA JUGA:

Tidak hanya di Slovakia, Wapres pun meminta KBRI yang berada di negara-negara lain juga bisa menyelenggarakan Pemilu yang hanya tinggal hitungan bulan lagi ini dengan jujur dan adil (jurdil), juga bersih, dan tidak ada tekanan dari pihak manapun.

“Dan supaya ada netralitas dari pihak Kedutaan Besar kita, supaya Pemilu berjalan dengan jurdil yaitu dengan jujur, dengan adil, dengan bersih, dan tidak ada tekanan dari mana-mana,” tegas Wapres.

Harapannya, kata Wapres, jika Pemilu bisa berjalan sesuai dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil) maka diharapkan kualitas demokrasi Indonesia akan lebih baik lagi.

“Supaya berjalan sesuai yang kita harapkan supaya kualitas demokrasi kita menjadi lebih baik.”

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya