"Sejauh ini belum ada laporan yang mengungsi, warga masih bertahan karena mau beres-beres rumah. Nanti ada bantuan juga dari BPBD," pungkasnya.
Yani (42) salah seorang korban banjir menuturkan, bencana alami kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Seperti diketahui daerah tersebut memang sebelumnya selalu menjadi langganan banjir.
"Ini paling parah kejadian lagi. Tadi pas lagi besar itu air setinggi pinggang orang dewasa. Perabotan, kulkas, semuanya basah kema banjir," kata Yani.
(Nanda Aria)