OHIO – Biro Investigasi Federal (FBI) mengatakan pihaknya mengetahui ancaman bom yang dikirim ke sekolah-sekolah di Ohio dan Texas, Amerika Serikat (AS), namun tidak ada bukti bahwa ancaman tersebut dapat dipercaya.
“Menyelidiki ancaman palsu menghabiskan sumber daya penegakan hukum dan mengalihkan mereka dari respons terhadap krisis yang sebenarnya,” kata FBI, dikutip BBC.
Ancaman tersebut menargetkan sekolah-sekolah negeri di kedua negara bagian tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Salah satu distrik menhgatakan beberapa sekolah minggu ini meningkatkan keamanan sebagai bentuk kewaspadaan.
Di Ohio, 52 distrik sekolah menerima email, yang mengaku berasal dari organisasi Rusia, pada akhir pekan.
Anggota dari setidaknya satu distrik sekolah menghubungi pihak berwenang setempat, yang meneruskan masalah keamanan tersebut ke FBI dan Satuan Tugas Gabungan Terorisme.
Distrik sekolah diberitahu oleh pejabat federal bahwa tidak ada ancaman yang dapat dipercaya.
"Berdasarkan bahasa email yang hampir sama dan email yang dikirim ke ratusan sekolah di seluruh negeri, Departemen Keamanan Dalam Negeri menetapkan bahwa email-email ini adalah email tipuan, atau dikenal sebagai email 'swatting' dimaksudkan untuk memicu kepanikan," terang Josh Straus, koordinator teknologi untuk distrik Logan-Hocking di Ohio, dalam sebuah pernyataan.
Seorang pengawas dari Distrik Sekolah Lokal Oak Hills mengatakan polisi melakukan peninjauan ke gedung-gedung mereka dan tidak ada yang ditemukan, namun menambahkan bahwa distrik tersebut akan meningkatkan keamanan di sekolah-sekolahnya pada Senin (11/12/2023).