Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) ini juga mengajak seluruh komponen pendukung Ganjar-Mahfud mulai dari partai pengusung PPP, Perindo dan Partai Hanura serta relawan untuk semakin bekerja keras. Salah satunya, dengan langsung door to door dan mengetuk pintu rakyat mengenalkan Ganjar-Mahfud.
Bahkan, tak lupa dia meminta agar program 'KTP Sakti' ala Ganjar-Mahfud juga diperkenalkan sebagai wujud komitmen paslon nomor urut 3 itu untuk melanjutkan program pro rakyat.
"Kita semua harus bekerja lebih keras, tantang memang tidak mudah, tetapi berpolitik itu diajarkan pada keyakinan. Mulai hari ini, 60 hari ke dapan kita door to door turun ke bawah bersama rakyat, pesan dari Ibu Megawati Soekarnoputri," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo melaporkan kepada Hasto bahwa Joko Widodo (Jokowi) kalah pada Pemilu 2019 lalu.
Namun, Gatot mengatakan jika pengalaman itu menjadi pelajaran penting bagi struktur partai di DPC PDIP Kota Tangerang. Terutama, dalam mempersiapkan 'pertempuran' memenangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.
"Kota Tangerang Pilpres 2019 lalu, Pak Jokowi kalah. Belajar dari Pemilu 2019, kita soliditas menangkan Ganjar-Mahfud. Kita menangkan dalam satu putaran. Ini bisa kita wujudkan sinergitas, komponen partai, struktural partai dan DPRD dan Provinsi," ucap Gatot.
(Angkasa Yudhistira)