Awas! Jukir Nakal di Malang Bakal Dipidanakan

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 28 Desember 2023 13:54 WIB
Jukir di Malang (Foto: Avirista M)
Share :

MALANG - Permasalahan oknum juru parkir (jukir) kembali masih menjadi perhatian di Kota Malang, Jawa Timur selama libur Natal. Bahkan, pada unggahan warga di media sosial menarasikan adanya oknum juru parkir yang membentak-bentak seorang ibu pemilik mobil akan memarkir kendaraan.

Dari narasi dan unggahan di media sosial diketahui oknum juru parkir ini berada di kawasan Kayutangan Heritage. Di mana, oknum juru parkir dengan pengendara mobil itu sempat terlibat adu mulut.

Permasalahan oknum juru parkir juga terjadi di kawasan Pasar Besar di mana juga terjadi adu mulut antara juru parkir dengan pengendara mobil. Saat itu, bahkan pengendara mobil sampai dipukul di bagian tangannya hingga uang yang sedianya diberikan ke juru parkir terjatuh.

Menariknya, di dua video itu juga sama-sama diwarnai adu mulut antara oknum juru parkir dan pengendara mobil. Maraknya oknum juru parkir yang meresahkan membuat Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyatakan, bahwa semua keluhan warga dan wisatawan mengenai parkir dan oknum juru parkir yang dinilai melanggar telah ditindaklanjuti.

Bahkan, dirinya sempat menemukan oknum juru parkir yang menarik tarif Rp50 ribu untuk kendaraan yang menginap.

"Itu sudah kita tindak langsung, kita panggil orangnya, kita tindak kita panggil siapa yang mengelola di situ dan sebagainya. Itu ada temuan-temuan yang perlu kita tindaklanjuti, intinya yang keluhan-keluhan (parkir), sudah kita tindaklanjuti," ucap Widjaja Saleh Putra, seusai meresmikan palang pintu pada perlintasan kereta api sebidang, Kamis (28/12/2023).

Bahkan, pasca unggahan adu mulut oknum juru parkir di Pasar Besar dan pengendara, pihaknya pun telah memanggil oknum juru parkir tersebut dan mengedukasinya. Pihak dinas perhubungan bekerjasama dengan kepolisian pun telah meminta oknum juru parkir itu membuat video permintaan maaf dan disebarkan pada platform media sosial.

"Kita selalu melakukan pembinaan, kita mengutamakan pembinaan, jangan sampai kita mengedepankan hukum tapi efek-efek sosial muncul itu kita tidak mau. Kita selalu bekerja sama dengan aparat penegak hukum khususnya dalam hal ini Polresta, kita dahulukan pembinaan," kata dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya