JAKARTA - Mengulik sosok kebo kenongo, murid kesayangan Syeh Siti Jenar yang ajarannya dianggap sesat. Dalam hal ini kakaknya bernama Raden Kebo Kanigara, dan adiknya bernama Kebo Amiluhur. Ketiganya adalah putra pasangan Andayaningrat (Ki Ageng Pengging Sepuh dan Retno Pembayun).
Nama asli Andayaningrat adalah Jaka Sengara. Ia diangkat menjadi Bupati Pengging, karena berjasa dalam menemukan Retno Pembayun, putri dari Brawijaya V, Raja Majapahit yang diculik Menak Daliputih, Raja Blambangan, putra Menak Jingga.
Berikut sosok kebo kenongo, murid kesayangan Syeh Siti Jenar yang ajarannya dianggap sesat:
Serat Kanda mengisahkan, Andayaningrat tewas di tangan Sunan Ngudung panglima pasukan Demak yang juga anggota Walisanga. Kebo Kenanga kemudian menjadi penguasa Pengging menggantikan ayahnya. Kebo Kenanga adalah juga keponakan ,Sultan Demak, Raden Patah.
Kebo Kenanga kebingungan antara mempertahankan keyakinan warisan orang tuanya dengan tekanan dari kerajaan Demak, akhirnya mempertemukan dirinya dengan Syeh Siti Jenar.
Ajaran Syeh Siti Jenar dipandang bisa menjadi jalan tengah di antara dua keyakinan yang harus dipilihnya. Ia menjadi murid terbaik sebagai generasi penerus setelah Syeh Siti Jenar dihukum mati.
Nama Kebo Kenanga menjadi salah satu orang yang diburu di masa pemerintahan Raden Patah. Ia dicurigai Raden Patah hendak memberontak karena tidak mau menghadap ke Demak. Patih Wanapala dikirim ke Pengging untuk menyampaikan teguran. Waktu setahun berlalu dan Ki Ageng Pengging tetap menolak menghadap.
Kerajaan Demak juga menganggap ajaran yang disampaikan oleh Syeh Siti Jenar dipandang sesat. Agar kesesatan itu tidak sampai meluas, maka Syeh Siti Jenar harus dihukum mati. Hukuman yang sama juga diterapkan pada para pengikut sang wali, bila tidak segera bertobat.
Kebo Kenanga bidikan utama, posisinya sebagai seorang adipati di wilayah Pengging banyak mmeiliki pengikut. Kebo Kenanga kukuh dalam mempertahankan keyakinannya.
Akhirnya penguasa Demak yang didukung Wali Songo, memutuskan untuk memberikan hukuman mati kepada Kebo Kenanga. Sunan Kudus yang diutus sebagai eksekutornya.
(Rina Anggraeni)