KALEIDOSKOP 2023 : Drama Perebutan Tiket Capres-Cawapres 2024

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Sabtu 30 Desember 2023 07:39 WIB
Kaleidoskop 2023 : Drama perebetuan tiket capres-cawapres 2024. (MPI)
Share :

JAKARTA – Sebanyak tiga pasang calon presiden dan wakil presiden bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Drama mewarnai sejumlah sosok memperebutkan tiket untuk berkontestasi di ajang demokrasi 5 tahunan tersebut.

Ketiga paslon tersebut adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Anies-Muhaimin Iskandar yang menjadi paslon nomor urut 1 diusung oleh Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Prabowo-Gibran yang merupakan paslon nomor urut 2 diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Demokrat, serta didukung PBB, Gelora, Partai Garuda, PSI. Terakhir, Ganjar-Mahfud yang menjadi paslon nomor urut 3 diusung PDIP, PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura.

Anies-Muhaimin Iskandar

Anies menjadi sosok pertama yang diumukan menjadi bakal calon presiden (bacapres) pada Oktober 2022. Anies yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta diumumkan menjadi bacapres dari Partai Nasdem.

"Nasdem melihat sosok Anies Baswedan, kami mempunyai keyakinan, pikiran-pikiran perspektif baik secara makro maupun mikro sejalan dengan apa yang kami yakini," ujar Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat deklarasi di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Meski menjadi sosok pertama yang diumumkan menjadi capres, sosok yang bakal mendampingnya saat itu terus tarik ulur. Nama yang gencar digadang-gadang menjadi pendamping Anies ialah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun, nama AHY tak kunjung diumumkan menjadi cawapres. Malah kubu koalisi Anies meminang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi cawapres.

Orang dekat Anies, Sudirman Said menyebut usulan AHY untuk menjadi cawapres tak kunjung disepakati semua pihak. "Perbedaan pandangan antar partai ini belum menemukan titik temu. Karena belum terjadi kesepakatan, proses penentuan calon wakil presiden tidak bisa diputuskan," tuturnya pada 31 Agustus 2023.

Nama Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang tiba-tiba muncul diumumkan menjadi cawapres.

Sebelumnya, Cak Imin santer dikabarkan menjadi pendamping Prabowo pada Pilpres 2024. Koalisi antara Partai Gerindra dan PKB telah berlangsung sejak lama. Namun, Cak Imin tak kunjung diumumkan menjadi cawapres.

Bergabungnya Partai Golkar dan PAN mengusung Prabowo sebagai capres disinyalir membuat PKB kecewa. Kemudian, sebagaimana diketahui PKB merapat ke koalisi Nasdem dan PKS untuk mengusung Anies, yang lalu berpasangan dengan Cak Imin. Sebaliknya, Partai Demokrat yang sebelumnya berada di barisan Anies, merapat mendukung Prabowo.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya