JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,4 (sebelum dimutakhirkan M6,5) mengguncang wilayah Bonggo, Sarmi, Papua pukul 00.16 WIB.
Gempa tersebut terjadi akibat adanya aktivitas sesar di Anjak Mamberamo.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik di zona Anjak Mamberamo," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (31/12/2023).
Dari hasil analisis mekanisme sumber, gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Dwikorita juga meralat informasi awal, Dia mengatakan parameter gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo M6,4 dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,96° Lintang Selatan 139,42° Bujur Timur.
"Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 1 Km arah Selatan Bonggo, Sarmi, Papua pada kedalaman 50 km,' jelasnya.