PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal menegaskan bahwa aparat keamanan bersama menciptakan rasa aman dalam puncak pergantian tahun. Sebanyak 3.000 personel TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan.
Hal itu disampaikan Kapolda Riau usai mengikuti video teleconference dengan Panglima TNI, Kapolri, Menteri Perhubungan dan semua Polda di Indonesia pada Minggu (31/12/2023) malam.
"Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolri memerintahkan layani, amankan bantu masyarakat dalam malam pergantian tahun," ucap Kapolda Riau di Posko Pengamaman Operasi Lilin Lancang Kuning 2023 di areal Purna MTQ Pekanbaru.
BACA JUGA:
Dia menegaskan dalam pergantian tahun ini, aparat harus memberikan rasa aman dari gangguan seperti kriminalitas dan juga tentunya mengatur lalu lintas saat puncak pergantian tahun. Petugas dari polisi lalu lintas harus benar benar menciptakan lalu lintas yang nyaman.
"Kita lihat semakin malam arus lalu lintas semakin padat. Kita harus menjaga dari hal yang menggangu seperti aksi kebut kebutan dan lainnya yang bisa berpotensi mengganggu keamanan harus diminimalir. Ciptakan rasa aman dengan kelancaran lalu lintas, rekayasa lalu lintas yang baik," ucap mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.
Dia menegaskan bahwa aparat TNI dan Polri akan menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas hingga larut malam." Kami akan melakukan upaya pengendalian, pengawasan melekat di lapangan hingga dini hari nanti," imbuhnya.
Dia menjelaskan, untuk petugas keamanan di Pekanbaru, ada sebanyak 1.500 personel yang dikerahkan, terdiri dari TNI dan Polri.
"Untuk di Pekanbaru, jumlah personilnya ada 1.500, tapi untuk Riau ada 3.000 anggota yang melakukan tugas di malam pergantian tahun," imbuh jendral bintang dua Polri ini.
Di tempat yang sama, Danrem (Komandan Korem) 031 Wirabima Brigjen TNI Dany Racka Andalasawan mengatakan bahwa TNI AD, TNI AU dan TNI AL di Riau bersinergi untuk membantu pengamanan.
"Kita semua membantu pengamanan agar keamanan puncak Nataru tetap aman dan lancar," tukas jendral bintang 1 TNI AD ini.
(Qur'anul Hidayat)