Bertemu Petani, Ganjar Dapat Keluhan soal Menurunnya Minat Anak Muda Bertani

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Senin 01 Januari 2024 02:44 WIB
Ganjar Pranowo. (Foto: MPI)
Share :

PURWOREJO - Calon Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo bertemu dengan para petani di tengah persawahan di Kelurahan Cangkrep Kidul, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (31/12/2023). Sejumlah keluhan dikeluarkan dari para petani kepada Capres berambut putih itu

Ganjar langsung berdialog dengan dikelilingi para petani dan masyarakat setelah tiba di lokasi. Seorang petani bernama Ade Nugroho mengeluh terkait menurunnya minat anak muda dalam bertani dari seorang pemuda bernama

“Anak-anak muda di Indonesia males bertani, padahal anak muda adalah penerus. Bagaimana program Bapak agar bikin anak muda bergairah bertani?” tanya Ade.

BACA JUGA:

Ganjar Hadiri Sholawat Kebangsaan Refleksi Tahun Baru 2024 di Semarang 

Menjawab kegelisahan Ade, Ganjar menerangkan gagasan agar bisa menaikan minat anak muda bertani. Salah satunya menggunakan tekonologi modern dalam pertanian.

“Maka itu yang saya tawarkan teknologi, karena anak muda suka itu, mekanisasi, modernisasi, pertanian, peralatan, mulai dari cara pengolahan tanahnya, bibitnya, cara budidayanya, sampai pascapanennya, itu dengan teknologi bisa,” ujar Ganjar.

 BACA JUGA:

Sebagai Calon Presiden, Ganjar pun ingin melihat terlebih dahulu respons para anak muda bilamana bertani menggunakan teknologi modern untuk mengontrol tanamannya. Sektor pertanian dapat mengkolaborasikan teknologi, antara lain metode greenhouse.

“Maka sebenernya saya pancing mereka untuk tertarik enggak, menggunakan komputerisasi untuk mengontrol tanamannya. Tertarik mereka,” jelas Ganjar.

Capres berambut putih itu bilang bercocok tanam dengan teknologi masih jarang digunakan. Bila menjadi Presiden, dia pun akan menjalankan program tersebut dengan melakukan bimbangan terlebih dahulu kepada anak muda.

“Nah teknologi yang tinggi itu belum kita pakai, maka kemudian kita musti mengajak ada penyuluh yang kita libatkan, kementerian kita libatkan, aktivis petani, para penemu-penemu yang ada di masyarakat kita libatkan, dan itu banyak, termasuk tadi ada yang organik kan,” pungkas Ganjar.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya