"TNI-Polri itu wajib karena dia berasal dari rakyat, untuk rakyat. Jadi kalau dia berpihak maka dia adalah pengkhianat. Jadi kalau dia berpihak kepada rakyat dia menjadi kebanggaan rakyat, dan rakyat semua akan bangga kepada TNI-Polri," terang OSO.
Selain TNI-Polri, OSO menegaskan, seluruh pihak tak boleh berkhianat pada bangsa. Menurutnya, Pemili 2024 harus berjalan dengan jujur dan adil.
"Bukan hanya TNI-Polri, siapa pun juga yang melaksanakan pemilu ini, adil, jujur, ya, dan tidak ada intimidasi-intimidasi lagi mulai detik ini," ucap OSO.
"Nanti kami akan data, ke semua pihak termasuk Polri, TNI, dan tokoh-tokoh yang mempunyai kepentingan terhadap kemakmuran bangsa ini," tandas OSO.
(Awaludin)