JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 19 Rukun Tetangga (RT) yang masih terendam banjir akibat hujan turun pada Kamis (4/1/2024).
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyatakan laporan tersebut dihimpun berdasarkan laporan yang diterima sampai dengan pukul 06.00 WIB pagi ini.
BACA JUGA:
“BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 21 RT dan 2 ruas jalan saat ini menjadi 19 RT atau 0.061% dari 30.772 RT,” kata Isnawa dalam keterangannya, Jumat (5/1/2024).
Adapun data wilayah terdampak yang disampaikan oleh BPBD DKI Jakarta sebagai berikut:
BACA JUGA:
Jakarta Barat terdapat 4 RT yang terdiri dari:
Kel. Rawa Buaya
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan aliran PHB Mookevart
Kel. Tegal Alur
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 20 s.d 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Pengungsi: 26 Jiwa
Lokasi Pengungsi: RPTRA Anggrek 04
Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari:
Kel. Rawajati
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Jakarta Timur terdapat 13 RT yang terdiri dari:
Kel. Cililitan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung
Kel. Cawang
Jumlah: 5 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung
Kel. Bidara Cina
Jumlah: 3 RT
Ketinggian: 35 s.d 60 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Ciliwung
Kel. Kampung Melayu
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 80 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Ciliwung
Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga merincikan wilayah yang saat ini sudah surut usai dilanda banjir:
1. Kel. Petogogan: 30 RT
2. Kel. Kalibata: 2 RT
3. Kel. Cilandak Timur: 2 RT
4. Kel. Jatipadang: 1 RT
5. Kel. Pejaten Barat: 2 RT
6. Kel. Kebon Pala: 1 RT
7. Kel. Pela Mampang: 11 RT
8. Kel. Duren Tiga: 2 RT
9. Kel. Kuningan Barat: 8 RT
10. Kel.Pegadungan: 1 RT
11. Kel. Pejaten Timur: 4 RT
12. Kel. Kamal: 2 RT
Isnaww menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan personil untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan bersama seluruh pihak terkait untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” jelasnya.
(Qur'anul Hidayat)