"Karena pertahanan kita ini lebih banyak mengimpor, padahal kita punya BUMN yang bisa menghasilkan senjata, kapal perang untuk tentara kita, tapi itu tidak dioptimalkan, kita justru mengimpor alutsista," ucapnya.
"Yang difokuskan pak Ganjar kenapa kita tidak memproduksi alutsista sendiri. Pak ganjar mengatakan, untuk alutsista kita harus menghire orang-orang untuk memproduksi inovasi baru," sambungnya.
Rinto kemudian menyinggung soal capres nomor urut 1, Anies Baswedan yang terlihat lebih banyak menyerang capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
"Kemudian terkait pernyataan pak Anies, beliau ini terlalu banyak menyerang, biarkan saja pak Anies yang nyerang Prabowo," katanya.
Sementara, kata Rinto, Prabowo seharusnya bisa memberikan pernyataan yang lebih lugas lagi. "Seharusnya dia (Prabowo) bisa memberikan pernyataan lebih menancap ke bumi. Saya saja tidak nisa memahami," ucapnya.
(Awaludin)