Temuan Komnas HAM soal Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali: Ada Pemukulan dengan Batu

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Senin 08 Januari 2024 21:27 WIB
Share :

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkap sejumlah temuan dari hasil pemantauan yang dilakukan atas kasus dugaan pelanggaran HAM oleh oknum TNI terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali. Selain mendapat pukulan menggunakan tangan kosong, Komnas HAM juga menemui korban dipukul menggunakan batu.

Temuan itu didapatkan saat Komnas HAM melakukan pemantauan langsung di Boyolali, Jawa Tengah pada 5-8 Januari 2024. Komnas HAM juga memastikan telah mewawancarai korban.

“Bentuk kekerasan yang dialami oleh korban antara lain pemukulan dengan tangan kosong, pemukulan dengan batu, penendangan, penyeretan dan pemitingan,” kata Komisioner Tim Pemilu Komnas HAM Saurli P. Siagian di Kantor Komnas HAM, Senin (8/1/2024).

Dari sejumlah tindak kekerasan itu, korban tujuh orang relawan Ganjar-Mahfud itu pun mendapat luka dan cidera yang bervariasi. Selain itu juga ada pengrusakan material berupa sepeda motor yang diterima korban.

“Dampak kekerasan yang dialami korban antara lain kepala bengkak, bibir pecah, hidung berdarah, mata leban dan pendarahan, rahang dan mulut bengkak, gigi tanggal, luka gores di tangan dan kaki dan nyeri di pinggang,” ucapnya.

“Dampak kekerasan lain berupa kerusakan sepeda motor,” tambahnya.

Saurli mengatakan fakta temuan itu baru didapatkan dari korban. Kendati demikian ia memastikan pola penghimpunan informasi yang dilakukan Komnas HAM seluruhnya sesuai.

“Kami telah melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan kepada semua korban, seluruh korban kami berhasil temui,” ungkapnya.

“Kami wawancara dan kroscek informasi dari satu orang satu orang lain dan mendapatkan pola-pola yang sama dan kami belum berhasil bertemu salah satu pihak yang dalam hal ini Kodam,” sambungnya.

Komnas HAM pun berencana memberikan surat resmi kepada pihak TNI untuk melakukan pemantauan dengan meminta informasi yang dibutuhkan. Atas temuan-temuan ini, Komnas HAM juga akan mengeluarkan rekomendasi ke berbagai pihak.

“Dari temuan fakta di atas Komnas HAM akan melakukan analisis lebih lanjut untuk menyusun rekomendasi dan akan menyampaikan kepada para pihak,” tukasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya