Untuk itu, Mahfud menilai bahwa track record dapat menjadi poin yang lebih penting, dibanding visi misi dalam menentukan pilihan.
"(Misalnya visi misi mereka) saya mau menjunjung tinggi HAM padahal dia sendiri pelanggar HAM, saya mau hidup sesuai dengan ekonomi rakyat yang sederhana, padahal dia sendiri hidup glamour, hidup mewah," kata Mahfud.
"Oleh sebab itu anak muda ini tadi yamg berkumpul di sana adalah anak cerdas yang bisa diberi pengertian sederhana agar di dalam memilih itu adalah yang dipentingkan track record," sambungnya.
(Awaludin)