Kampanye Akbar Pilpres 2024, Wapres Ma'ruf: Jangan Berbuat Anarkis!

Binti Mufarida, Jurnalis
Minggu 21 Januari 2024 07:47 WIB
Wapres Maruf Amin/Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Kampanye akbar Pilpres 2024 dimulai hari ini dan berlangsung hingga 7 Februari 2024 mendatang. Hal ini berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 78 Tahun 2024.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta semua pihak terkait mulai dari penyelenggara, petugas keamanan, masyarakat, hingga para kontestan Pemilu untuk mematuhi pakta integritas mengenai upaya mewujudkan Pemilu damai dan riang gembira yang telah disepakati.

“Saya harap, kita kan sudah sama-sama punya kesepakatan, pakta integritas, bahwa semua akan berjalan dengan damai, dengan riang gembira di dalam berkontestasi,” ujar Wapres dikutip dalam keterangannya, Minggu (21/1/2024).

Wapres juga mengingatkan khususnya kepada para kontestan yang akan mengerahkan massa dalam jumlah besar dalam kampanye akbar, agar mempersiapkan penjagaan massanya secara maksimal. Hal ini untuk menghindari adanya berbagai tindakan anarkis yang dapat memicu kerusuhan.

“Karena memang ini akan mulai mengerahkan massa, saya kira memang perlu ada kesiapan masing-masing untuk menjaga massanya. Jangan sampai ada keributan, jangan sampai ada saling mengejek,"ujarnya.

"Itu bisa saja kan, mereka yang sedang mengadakan (kampanye) dicegat oleh mereka (massa) lain, sehingga terjadi konflik,”lanjut Wapres.

Oleh sebab itu, Wapres kembali mengajak seluruh pihak terkait untuk terus memberikan pengertian dan mengedukasi masyarakat agar tertib saat berkampanye.

“Ini saya kira kalau semua punya komitmen untuk menjaga, Insya Allah itu (konflik terbuka) tidak akan terjadi. Dari para kontestannya, dari aparat keamanannya, (dan) dari semua yang terlibat,” tutur Wapres.

“Itu yang saya harapkan. Dan pengalamannya kan kita bisa,” tambahnya menegaskan.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya