Namun, di tengah kemajuan tersebut, terdapat kejadian tragis seperti peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pada 23 Januari 1950. Kelompok milisi APRA di bawah pimpinan Raymond Westerling memasuki kota Bandung, melakukan pembantaian terhadap orang-orang yang mengenakan seragam TNI.
"Ya ada banyak foto dari masa APRA (Westerling, 1950) yang bergambar mayat-mayat di sekitar Jalan Braga," katanya.
"Dan konon (enggak ada bukti fisik yang cukup meyakinkan) pernah terjadi pembantaian laskar pemuda pada masa revolusi. Laskar ini pada bersembunyi di Kampung Afandi (di kawasan Braga). Saat ketahuan, mereka dibantai dan sebagian kampungnya dibakar," imbuhnya.
Meski mengandung catatan kelam, Jalan Braga juga menjadi saksi sejarah fenomenal dengan kunjungan Ayah Ratu Elizabeth II dan Lord Mountbatten, Komandan Pasukan Sekutu di Asia Tenggara, ke Hotel Wilhelmina.
Saat ini, Jalan Braga tetap menjadi destinasi wisata yang menarik, menyambut pengunjung dengan bangunan-bangunan dan desain batuan andesit yang mengundang untuk berfoto, bahkan seringkali dijadikan lokasi syuting film.
(Arief Setyadi )