Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) Lazuardi Nurdin menambahkan, saat ini Jasa Marga telah menerapkan dua pedoman, yaitu Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
Dua pedoman ini merupakan hal utama dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap pekerja yang juga sejalan dengan peraturan dari pemerintah.
"Jika SMKK ini sudah dilaksanakan dengan baik maka seluruh kegiatan konstruksi yang dilakukan dapat berjalan dengan tertata rapi, terorganisir karena terdokumentasikan secara baik, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan," ucap Lazuardi.
Sesi berikutnya juga dilengkapi dengan Seminar Kesehatan yang menghadirkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Puri Cinere dr. Jaka Panca Satriawan,Sp.PD, FINASIM dan Dokter Perusahaan Jasa Marga dr. Rani Herdiani sebagai moderator yang memberikan pemaparan tentang Mengetahui dan Menyikapi Penyakit Metabolik di Era Digital dalam Resolusi Sehat 2024.
Dokter Jaka menuturkan tren masalah kesehatan di era digital ini ialah penyakit Computer Vision Syndrome (CVS) yang berasal dari sekumpulan gejala nyeri pada mata dan leher yang disebabkan oleh penggunaan komputer atau layar monitor maupun smartphone yang berlebihan.