Munculnya Salam 4 Jari Jelang Pilpres 2024, Begini Reaksi Ganjar Pranowo

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 31 Januari 2024 03:52 WIB
Ganjar Pranowo (Foto: MPI)
Share :

MALANG - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo buka suara soal gerakan 'salam 4 jari' jelang Pilihan Presiden (Pilpres), yang menjadi perbincangan di media sosial. Gerakkan ini muncul dengan narasi mengajak masyarakat untuk memilih hanya dua pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden serta menggelorakan Pilpres 2024 dua putaran.

Adapun dua paslon yang diajak untuk memilih, yakni paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Artinya, gerakkan ini mengajak masyarakat untuk tidak memilih paslon nomor urut 2, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Capres Ganjar Pranowo tak mau berbicara banyak. Malah, ia menanyakan kembali maksud dari 'salam 4 jari' itu sendiri. Ia juga tak tahu menahu adanya gerakan salam 4 hari yang ramai diperbincangkan warganet.

"Apa itu salam 4 jari," jawab Ganjar sambil tertawa saat ditemui awak media di Malang, Selasa malam (30/1/2024) usai ngopi dan diskusi dengan generasi muda Kota Malang.

Setelah diberikan keterangan, Ganjar pun mulai paham maksud dari 'salam 4 jari' tersebut. Namun, tetap saja dirinya tak mau berkomentar banyak. Bahkan, mandan Gubernur Jawa Tengah ini menegaskan, Pilpres belum dilaksanakan, karena masih menunggu pada 14 Februari 2024 mendatang.

"Opo belum kok (apa? belum kok). Pemilunya aja belum kok," tandas Ganjar, sembari meninggalkan awak media.

Sebagai informasi, gerakan salam 4 jari ini viral di media sosial X dan Instagram. Gerakan tersebut ternyata diinisiasi oleh Presidium Nasional Partai Hijau Indonesia, John Muhammad. John sendiri menyebut bahwa gerakan itu sebagai ekspresi untuk memilih selain paslon nomor urut 2, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Dalam keterangannya di media sosial, alasan membuat salam 4 jari ini adalah meyakini Prabowo-Gibran tak layak dipilih dan harus dihindari.

Kemudian, menyadarkan bahwa banyaknya invisible hands yang tak menghendaki terbentuknya koalisi paslon nomor urut 1 dan 3 pada putaran kedua. Salam 4 jari, disimbolkan juga menghendaki koalisi paslon 1+3 melalui tangan kita sendiri (tangan rakyat, bukan elit).

Adapun makna lain, yakni simbol membela sila ke-4 Pancasila, yakni "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan" yang berarti dari, oleh dan untuk rakyat (demokrasi) melalui musyawarah-mufakat.

Adapun ajakan aksi dalam salam 4 jari ini, diantaranya mengajak untuk tidak golput dengan tagar #SatuTigaTambahKita #HadangPemiluCurang dan #SelamatkanDemokrasi.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya