Masyarakat diimbau tidak beraktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi serta sektoral 5 kilometer pada arah Utara-Timur Laut, dan 6 kilometer pada sektor Timur Laut.
Sejauh ini, Pemda Flores Timur telah memperpanjang lagi status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki hingga 7 Februari 2024, mempertimbangkan hasil kajian dan rapat koordinasi penanganan darurat bencana.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto sendiri sudah meninjau langsung keadaan lokasi bencana dan menyerahkan aneka jenis bantuan, uang Rp500 juta dan ribuan barang sembako.
Pihaknya meminta warga yang terdampak tetap bertahan di tenda pengungsian hingga status Gunung Lewotobi Laki-laki diturunkan lagi ke Level II (Waspada).
(Arief Setyadi )