JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi pada Jumat (5/6/2026) pukul 11.15 WITA. PVMBG melaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati ± 2.500 meter di atas puncak (± 4.084 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,6 mm dan durasi ± 2 menit 17 detik," tulis PVMBG.
PVMBG juga melaporkan bahwa letusan kali ini disertai suara gemuruh. Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi bahwa masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki serta pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.
PVMBG meminta masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Selain itu, PVMBG meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama di daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
"Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki agar memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan," imbaunya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.