Bahkan, Denny pun telah bertemu dengan Mahfud MD yang pada saat itu masih menjabat sebagai Menko Polhukam untuk berbicara mengenai hal ini. Ia pun menyimpulkan bahwa saat itu hukum telah diperalat untuk strategi pemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres).
“Jadi setelah akhir tahun 2022, saya bertemu dengan Menko Polhukam (pada saat itu), Profesor Mahfud MD, saya ketemu rekan-rekan media senior, konsultan-konsultan politik nasional beberapa pengurus tinggi partai politik, rekan-rekan aktivis, saya berkesimpulan bahwa sebagai orang hukum, hukum sedang dimanfaatkan menjadi alat, objek, diperalat untuk strategi pemenangan pemilihan Presiden terutama yang sarat dengan kecurangan dan keculasan,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )