BOGOR - Rektor IPB University Profesor Arif Satria mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa untuk bersama-sama memelihara nilai-nilai integritas akademik. Hal itu guna menyikapi semakin dinamisnya situasi politik nasional pada Pemilu 2024.
Pertama, Arif mengajak warga IPB University untuk berkontribusi secara aktif menjaga dan memastikan kampus IPB University tetap menjadi lingkungan yang kondusif dan nyaman untuk kegiatan tridharma perguruan tinggi.
"Dosen dan tenaga kependidikan diharuskan menjunjung tinggi asas netralitas," kata Arif dalam keterangannya dikutip dari laman resmi IPB University, Minggu (4/2/2024).
Kedua, Arif mengatakan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak semua yang dijamin konstitusi. Karena itu, diskusi dan dialog yang konstruktif dalam kerangka kebebasan mimbar akademik harus terus dijaga.
"Pentingnya untuk menyampaikan pemikiran dan pendapat dengan penuh tanggung jawab, menghormati perbedaan pandangan situasi politik dan menjunjung tinggi etika serta moral akademis," tambahnya.
Ketiga, dalam setiap diskusi, Arif menuturkan bahwa sangat penting bagi warga IPB University untuk menjaga integritas akademik, dengan mengutamakan pendekatan yang berbasis fakta dan data. Dia juga berpesan untuk juga menghargai keragaman pandangan dengan sikap yang santun.
"Saya mengajak warga IPB University untuk berpikir kritis dalam menerima berbagai informasi yang beredar dan menghindari penyebaran informasi yang tidak benar," ungkap Arif.