Meski demikian tidak jarang juga ada akademisi yang mengabdi untuk uang dan kekuasaan. Namun dia menegaskan bahwa akademisi yang seperti itu mengikuti apa yang diinginkan oleh kekuasaan.
"Jadi intinya, tuduhan itu jelas reaksi balik istana, upaya untuk melabeli citra buruk terhadap gerakan kami. Ini pertanda istana sedang panik, takut kehilangan public trust," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)