"Kalau saat rekap kan sudah mulai berjenjang saksinya, peserta pemilu juga terbatas pemantau pemilu juga gabisa ikutin semuanya," ujarnya.
“Kalau ada proses misalnya ada suara yang ditukar, ya mereka sigap menyelesaikannya, responsif karena itu yang ditunggu masyarakat,” sambungnya.
BACA JUGA:
JPPR menegaskan, tahapan pemilu yang saat ini belum selesai menjadi tugas Bawaslu untuk memberikan kontribusinya agar bisa mengawasi pesta demokrasi lima tahunan sekali ini secara serius. Jangan sampai ketika hal tersebut diabaikan, justru menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
"Dalam proses rekapitulasi ini karena pemilunya kan belum selesai, ini rekapitulasi juga tahapan yang krusial jadi kalau kemudian ada jual beli tapi panitia pengawasnya enggak melakukan apa-apa membuat orang semakin curiga dengan proses penyelenggaraan pemilu kita," katanya.
(Salman Mardira)