KARANGASEM - Sebanyak satu Kompi prajurit TNI berdiri tegap dengan tatap mata tajam, sikap penuh wibawa serta semangat yang membara, mereka berbaris dibawah terik matahari yang cukup menyengat sambil menggendong ransel di punggungnya.
Pasukan tersebut akan melaksanakan sebuah misi yang terbilang cukup berat di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Misi para prajurit kali ini bukanlah pertempuran melawan para pemberontak ataupun tentara asing, melainkan mereka akan bertempur untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dalam rangka pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119.
Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Sutikno, mengatakan, pihaknya akan melaksanakan salah satu poin dari 8 Wajib TNI.
“Yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,”ujar Sutikno, Selasa (20/2/2024).
Hal ini kata dia, merupakan kewajiban TNI dalam memberikan dedikasi kepada rakyat sebagai wujud nyata bahwa TNI lahir dari rakyat.
”Berjuang bersama rakyat dan rakyat adalah ibu kandung TNI,”tutup Dandim Karangasem, Letkol Inf Sutikno.
Dalam sambutannya, Bupati Karangasem, I Gede Dana, mengatakan kegiatan TMMD telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hal ini sejalan dengan upaya kita didalam percepatan dan pemerataan pembangunan.
“Serta merupakan perwujudan komitmen moral TNI dan Pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat diantaranya Kasipers Kasrem 163/WSA Letkol Inf Agus Sulistyo, Forkopimda Kabupaten Karangasem, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, serta masih banyak lagi.
(Fahmi Firdaus )