JAKARTA - Juru bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan jika Prabowo Subianto akan mendapat tanda kehormatan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupa kenaikan pangkat secara istimewa menjadi Jenderal TNI (HOR).
"Benar besok Pak Prabowo akan hadir di Rapim TNI dan rencananya akan menerima Kepres dari Presiden terkait dengan tanda kehormatan berupa kenaikan pangkat secara istimewa menjadi Jenderal TNI," kata Dahnil, Selasa (27/2/2024).
Menurut dia, hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Hal yang sama juga pernah diperoleh oleh Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Luhut Binsar Pandjaitan, A.M Hendropriyono, dan lainnya.
Dia pun mengungkapkan alasan pemberian tanda kehormatan berupa jenderal penuh tersebut lantaran Prabowo dinilai telah berdedikasi dan berkontribusi selama ini di dunia militer dan pertahanan.
"Oleh sebab itu, Pak Prabowo diputuskan Mabes TNI diusulkan kepada Presiden untuk diberikan jenderal penuh dan insya Allah besok Pak Prabowo menerima tanda kehormatan kenaikan pangkat tersebut di Mabes TNI," ujarnya.
(Arief Setyadi )