Atasi Perubahan Iklim, Perdagangan Karbon di Indonesia Kini Jadi Rujukan Dunia

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Senin 04 Maret 2024 21:28 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Sampai saaat ini, bursa karbon Indonesia dibandingkan dengan negara-negaa lain, bursa karbon Indonesia jauh lebih baik, Bahka di tingkat ASEAN, kita terbesar. Pada saat launching volume transaksi terbesar cukup besar.

“Menariknya adalah timeline, karena pemerintah pusat dan kementerian terkait sepakat bahwa launching itu harus disegerakan, sebab isu perubahan iklim sangat mengemuka dan mendesak dicarikan solusi efektifnya,” ujar Direktur Pengawasan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Lufaldy Ernanda menjawab pertanyaan.

Untuk besaran volume perdagangan di bursa karbon Indonesia, dapat dilihat dari tabel berikut ini:

Seperti diketahui, Indonesia telah memulai perdagangan kredit karbon perdananya pada tanggal 26 September 2023. Hal tersebut menjadi catatan sejarah bagi Indonesia karena memiliki misi yang cukup penting, yaitu menciptakan pasar dalam mendanai pengurangan emisi gas rumah kaca dan menjadi peserta utama dalam perdagangan karbon global.

Peluncuran perdagangan bursa karbon diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Berdasarkan penetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menyelenggarakan perdagangan ini adalah Bursa Efek Indonesia (BEI).

Izin usaha Penyelenggara Bursa Karbon telah diberikan kepada BEI oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Keputusan nomor KEP-77/D.04/2023 pada 18 September 2023 lalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya