JAKARTA - Sejumlah nama calon legislatif (caleg) petahana dari PDIP tercatat gagal kembali melenggang ke Senayan di Pemilu 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi KPU dengan metode penghitungan Sainte Lague.
Caleg petahana PDIP tersebut gagal terpilih di Pileg 2024 berdasarkan sejumlah faktor, salah satunya berada di Dapil neraka hingga kalah bersaing dengan caleg separtai lainnya.
Berikut caleg petahana PDIP yang gagal terpilih di Pemilu 2024:
1. Arteria Dahlan
Arteria Dahlan merupakan anggota DPR dari Komisi III dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan. Dia adalah caleg petahana dari Dapil Jawa Timur VI yang meliputi Tulungagung, Blitar, Kediri, Kota Kediri, dan Kota Blitar.
Arteria Dahlan berpotensi gagal menjadi wakil rakyat lantaran hanya mendapat suara 62.242 suara.
Arteria duduk di peringkat ketiga dari total sembilan caleg dari PDIP di Dapil tersebut. PDIP berhasil meraih 2 kursi di Dapil Jawa Timur VI.
2. Djarot Saiful Hidayat
Djarot Saiful Hidayat merupakan caleg petahana nomor urut 1 PDIP dari Dapil Sumut III.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berada di nomor empat dari sepuluh caleg PDIP di Dapil tersebut. Dia hanya mendapatkan 54.336 suara.
PDIP hanya berhasil mengunci dua kursi di Dapil Sumut III. Artinya Djarot yang pernah jadi Cagub Sumut itu diperkirakan tumbang dan gagal kembali menjadi anggota DPR.
3. Johan Budi Sapto Pribowo
Sebelum menjadi anggota DPR, Johan Budi tercatat menjadi Jubir Jokowi hingga Jubir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Johan Budi merupakan caleg petahana PDIP dari Dapil Jawa Timur VII meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.
Johan Budi diperkirakan gagal melenggang ke Senayan lantaran hanya meraih 55.176 suara.
Johan Budi berada di posisi ketiga dari total perolehan caleg PDIP Dapil Jatim VII. Sementara itu PDIP hanya meraih jatah 2 kursi di Dapil tersebut berdasarkan metode penghitungan Sainte Lague.