BANDUNG BARAT - Seorang pemudik asal Bekasi, Jawa Barat, Abu Bakar (29) punya cerita menarik di momen lebaran tahun ini. Ia akan pulang kampung ke Tasikmalaya, Jawa Barat menggunakan sepeda motor dengan memboyong istri dan kedua anaknya.
Ia berangkat dari rumahnya pada Senin (8/4/2024) pagi melewati jalur mudik arteri Karawang - Purwakarta - Bandung Barat. Hingga akhirnya Abu Bakar rehat sejenak di Masjid Jami Barussalam Panglejar, Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
"Ini udah ke-4 kalinya istirahat, karena kasian anak masih kecil. Jadi harus banyak istirahat juga. Memang setiap tahun mudik lewat jalur ini (Cikalongwetan)," tutur Abu Bakar.
Mudik lebaran tahun ini, Abu Bakar bersama istrinya punya cara tersendiri untuk mengeksresikan kerinduannya terhadap lrang tua mereka. Kardus yang berisi buah tangan seperti berbagai jenis kue itu berbeda dari yang lainnya karena terdapat tulisan yang cukup menghibur. Kardus itu Abu Bakar tempeli dengan tulisan 'OLEH-OLEH BUAT EMAK DI KAMPUNG'.
"Ini idenya dari istri saya. Katanya biar menghibur aja buat pemudik yang lain kalau baca. Isinya iya hasil kerja, biasa ada kue-kue buat orang tua," jelas Abu Bakar.
Abu Bakar bersama keluarganya melanjutkan perjalanan yang pastinya akan menguras tenaga. Bukan hanya jarak yang sangat jauh, namun kemacetan juga jadi kendala yang harus dilewatinya untuk sampai ke kampung halaman dan berlebaran bersama orang tuanya di Tasik.
Untuk sampai ke Priangan Timur itu, Abu Bakar harus melewati sejumlah daerah lain dari mulai Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Garut. Ia memilih menggunakan sepeda motor karena dinilai lebih cepat dibandingkan menggunakan transportasi umum seperti bus.
"Perkiraan perjalanan dari Bekas ke Tasik saya 12 jam karena pasti banyak istirahat, kasian anak. Belum lagi macet, jadi makannya pakai motor biar cepet juga," tandas Abu Bakar.
(Awaludin)