Durian Musang King Ratusan Juta di Rumah Syahrul Yasin Limpo

Nur Khabibi, Jurnalis
Rabu 29 Mei 2024 05:45 WIB
Ilustrasi durian Musang King (Foto: Instagram @ddurian)
Share :

 

JAKARTA - Dalam sidang lanjutan kasus gratifikasi dan pemerasan dengan mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), Ubaidah Nabhan, seorang honorer Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, dihadirkan sebagai saksi. Ia menyampaikan bahwa durian Musang King yang dikirim ke rumah dinas SYL diambil lagi oleh seseorang setelah 2-3 jam tiba. 

Ketua majelis hakim, Rianto Adam Pontoh, menanyakan pembelian durian Musang King yang nilainya ratusan juta dikirimkan ke rumah dinas SYL di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan. Ubaidah menyatakan bahwa anggota keluarga SYL, seperti istri, putra, dan cucu, tidak menyukai durian.

Hakim juga menanyakan kepada Ubaidah apakah durian tersebut dipesan oleh SYL dan keluarganya. Ubaidah menjawab bahwa mereka tidak menyukai durian. Ubaidah mengatakan bahwa durian tersebut dikirimkan oleh Badan Karantina Kementerian Pertanian.

Ketika ditanya siapa yang meminta pembelian durian tersebut, Ubaidah menyebut bahwa durian itu dikirimkan oleh Badan Karantina Kementan, namun ia tidak mengetahui apakah permintaan tersebut berasal dari pihak rumah dinas atau dari pihak lain.

Ubaidah kemudian menyatakan bahwa durian itu langsung diambil oleh seseorang setelah tiba di rumah dinas, hanya dalam waktu 2-3 jam. Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang mengambil durian tersebut.

Pada persidangan sebelumnya, Mantan Sekretaris Badan Karantina Kementerian Pertanian, Wisnu Haryana, juga menyatakan bahwa mereka sering diminta untuk mengirim durian Musang King ke rumah dinas SYL di Widya Chandra dengan nilai bervariasi antara Rp22-46 juta.

Hal itu disampaikan Wisnu saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementan dengan terdakwa SYL dan dua anak buahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya