Sementara itu terkait dengan keamanan terhadap penumpang pesawat, audit mencakup prosedur dan proses terhadap antara lain pemeriksaan tehadap penumpang dan barang bawaan, lalu peralatan keamanan (mesin x-ray, walk through metal detector, full body scanner, dsb).
“Setiap harinya rata-rata jumlah penumpang pesawat mencapai sekitar 150.000 orang di Bandara Soekarno-Hatta. Personel keamanan, perlengkapan dan peralatan serta prosedur keamanan harus dipastikan dapat menghadirkan keamanan bagi seluruh penumpang pesawat,” katanya.
Cin Asmoro menuturkan melalui program USAP yang berlangsung selama 12 hari ini nantinya dapat semakin memperkuat aspek keamanan.
“Tim ICAO dan AP II akan melakukan audit dan evaluasi secara bersama-sama untuk semakin memperkuat aspek keamanan di Bandara Soekarno-Hatta,” ucapnya.
Adapun aspek keamanan di Bandara Soekarno-Hatta saat ini didukung sekitar 3.000 personel aviation security, serta fasilitas keamanan penerbangan yakni x-ray dual view, hand held metal detector, walk through metal detector, body scanner, kemudian kendaraan patroli, CCTV, explosive trace detection, baggage handling system dan lain sebagainya.
(Fitria Dwi Astuti )