SUMENEP - Viral di media sosial (medsos) sebuah acara hajatan orkes dangdut ricuh bahkan sampai saling lempar kursi.
Video yang di unggah akun @Infomdr ini terlihat sejumlah penonton ricuh dan saling dorong antara satu sama lain.
Telihat juga salah satu petugas kepolisian yang sedang melerai keributan tersebut juga ikut jadi korban pelemparan kursi.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi di rumah warga RT 2 RW 2 Dusun Oro Desa Kasengan Kecamatan Manding, Sumenep, Madura, Minggu 7 Juli 2024.
Dalam cuplikan vidio penonton mayoritas masih muda- mudi saling lempar kursi pun tidak terbendung saat kericuhan terjadi.
Peristiwa itu sontak menjadi sorotan warganet. Bahakan ada yang menyuruhnya untuk gelar sholawatan dari pada dangdutan. "Makanya ngundang sholawatan biar adem Ayem."Komentar akun @m*rss**l
"Dikasih hiburan gratis malah rusuh gak tau terimakasih."Komentar akun lain
Sementara Kasi Humas Polres Sumnep AKP Dwi Widiarti membenarkan peristiwa tersebut. "Kejadian itu terjadi di Rumah H Yudik Imam Anwari RT 2 RW 2 Dusun Oro Desa Kasengan Kecamatan Manding," katanya, Senin (8/7/2024).
Menurutnya, penyebab dari terjadinya kericuhan tersebut bermula dari dua kelompok penonton saling ejek. "Saling ejek lalu saling senggol hingga terjadi kericuhan," terangnya
Beruntung saja petugas kepolisian berada ditempat sehingga langsung dilerai dan meredam kericuhan tersebut. "Setelah beberapa saat kericuhan berhasil diredam beruntungnya tidak ada korban jiwa dan luka - luka," pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )