JAKARTA - Ken Dedes merupakan perempuan cantik anak dari pendeta Mpu Purwa. Sosoknya terkenal dengan kecantikannya, tapi juga memiliki nilai-nilai keagamaan tinggi yang diajarkan oleh sang ayah. Sosoknya juga merupakan calon brahmani, sebutan untuk calon ahli ilmu agama dari perempuan.
Kecantikan Ken Dedes ditambah dengan latar belakang keluarga agamis di pihak Mpu Purwa menjadikan sosoknya jadi bunga desa. Bahkan kecantikannya membuat namanya dikenal hingga ke luar daerah Tumapel, yang kala itu dikuasai oleh Kerajaan Kediri di bawah pimpinan Kertajaya.
BACA JUGA:
Namun, sejak kecil Ken Dedes sudah didoktrin tentang sikap 'oposan' atau tidak sependapat kepada akuwu Tumapel yang dijabat Tunggul Ametung. Tak heran memang sifatnya yang serakah dan sewenang-wenang membuat Tunggul Ametung layaknya penjahat di mata Mpu Purwa ayah Ken Dedes.
Karenanya, di dalam diri Ken Dedes sendiri tidak ada rasa tertarik apalagi hormat terhadap Tunggul Ametung. Penguasa Tumapel yang ia benci itu kelak menjadi malapetaka bagi dirinya. Tunggul Ametung pada gilirannya telah nekat menculik putri Mpu Purwa itu, saat sang ayah tengah bertapa di luar rumah.
BACA JUGA:
Dikutip dari buku "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan hingga Keruntuhan", Tunggul Ametung tidak sadar bahwa tindakan membawa lari dan mengawini paksa Ken Dedes, jadi awal kehancuran baginya. Sejak saat itulah kondisi Tumapel terus menerus mengalami guncangan.