Detik-Detik Kerusuhan Besar di Inggris, Berawal dari Penusukan 3 Anak

Susi Susanti, Jurnalis
Kamis 08 Agustus 2024 16:00 WIB
Kerusuhan dan kekerasan melanda seluruh kota di Inggris (Foto: AP)
Share :

LONDON – Wajah Inggris mendadak berubah saat kerusuhan dan kekerasan melanda di seluruh negeri. Selama enam hari terakhir, telah terjadi kerusuhan dan kekerasan di kota-kota di seluruh Inggris. Kekerasan bermula di Southport setelah tiga anak tewas dalam serangan penusukan di sebuah klab dansa pada 29 Juli lalu.

Pada Senin (29/7/2024), Alice Dasilva Aguiar, 9, Bebe King, 6, dan Elsie Dot Stancombe, tujuh, tewas dalam sebuah serangan penusukan di kelas dansa bertema Taylor Swift di Southport. Delapan anak lainnya dan dua orang dewasa juga terluka.

Seorang anak laki-laki berusia 17 tahun yang berasal dari Cardiff ditangkap tetapi karena ia berusia di bawah 18 tahun, Polisi Merseyside awalnya tidak dapat menyebutkan namanya secara hukum.

Keesokan harinya, rumor palsu beredar daring bahwa tentang tersangka, yang sekarang bernama Axel Rudakubana, sebagai pencari suaka. Hotel-hotel tempat para pencari suaka menginap kini menjadi sasaran empuk penyerangan.

Klaim palsu pun mulai beredar lebih luas. Termasuk dugaan yang salah bahwa ia adalah seorang pencari suaka. Beberapa orang menduga tersangka telah tiba di Inggris dengan perahu tahun lalu. Namun info itu tidak benar.

Tersangka juga secara keliru diberi label sebagai "imigran Muslim" dan juga sebagai "Ali al Shakati".

Di antara klaim palsu yang diposting ulang dan dilihat oleh jutaan orang di Telegram dan X adalah panggilan untuk menghadiri 'unjuk rasa' di Southport sehari setelah serangan penusukan.

Di tengah semua spekulasi, pengadilan mencabut persyaratan anonimitas tersangka dan ia disebut sebagai Axel Rudakubana, yang lahir di Cardiff dari orang tua Rwanda.

Ia muncul di pengadilan dengan dakwaan tiga pembunuhan, 10 percobaan pembunuhan, dan satu kepemilikan senjata tajam.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya