Hanif mengaku bingung melihat PBNU sekarang. Bahkan, boleh dikatakan PBNU sekarang aneh. Ia sama sekali tidak tahu apa salah PKB hingga diperlakukan begini oleh Gus Yahya dan Mas Saiful.
"Saya juga tidak tahu, apa yang sebenarnya terjadi dengan PBNU di bawah pimpinan mereka berdua, hingga NU terbelit banyak masalah, lalu marwah dan citranya jatuh di mata publik," katanya.
"Katanya mau high politics tapi malah sibuk ngurusi politik praktis dan mau ngerusak PKB. Ini kan paradoks dan ironis. Saya tidak bisa membayangkan sedihnya para muassis (pendiri) NU melihat kenyataan NU saat ini," tutup Hanif.
(Fahmi Firdaus )