Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Muktamar ke-35, NU Harus Mandiri dan Tidak Bergantung kepada Eksternal

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 23 April 2026 |21:40 WIB
Jelang Muktamar ke-35, NU Harus Mandiri dan Tidak Bergantung kepada Eksternal
Jelang Muktamar ke-35, NU Harus Mandiri dan Tidak Bergantung kepada Eksternal
A
A
A

JAKARTA - Nahdlatul Ulama (NU) didorong agar bisa mandiri, tanpa ketergantungan dengan pihak eksternal. Harapan ini agar dapat dibawa saat Muktamar ke-35 NU serta untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik.

Dorongan ini merupakan nasihat yang didapat Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, Abdussalam Shohib (Gus Salam) dan Dzurriyah PP Lirboyo Kediri, Kiai Arif Afifuddin alias Gus Ayis saat sambangi sesepuh NU Jawa Barat sekaligus Pengasuh PP Daarul Ma’arif, Margaasih Bandung, Kiai Sofyan Yahya.

“NU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakat harus bangkit dengan kemandiriannya, agar kuat. Dan, tidak bergantung pada pihak eksternal,” kata Gus Ayis menirukan pesan kiai Sofyan, Kamis (23/4/2026).

“Ketua Umum  PBNU harus dari kader pesantren. Dan, saatnya dzurriyah muassis NU tampil menjadi pimpinan tanfidziyah PBNU,” ujar Gus Ayis menirukan pesan Sofyan Yahya.

Sementara itu, Gus Salam mengatakan, kedatangan ke kediaman Kiai Sofyan untuk meminta restu rencananya maju sebagai Ketua Umum PBNU.

Cucu pendiri NU Kiai Bishri Syansuri itu menilai, Kiai Sofyan memiliki pengalaman panjang di NU, sehingga bisa memberikan nasihat demi kemajuan organisasi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement