Terhadap kondisi yang mendera PBNU dan PKB tersebut, Ma’ruf Amin justru siap menawarkan diri menjadi mediator untuk mendamaikan kedua belah pihak, jika kedua pihak memang ingin mencari solusi damai.
“Kalau (saya) diminta untuk mendamaikan, mereka ingin berdamai mencari solusi, tentu saya sangat siap untuk melakukan itu,” ujar Wapres di Yogyakarta, Rabu 7 Agustus 2024.
Namun, ungkap Ma'ruf, bila hanya dijadikan alat untuk menghantam salah satu kubu, maka dia menolak. Karena hal itu katanya hanya akan menajamkan konflik.
(Angkasa Yudhistira)