Jokowi Berkantor di IKN, Ingin Rasakan Kerja di Istana Garuda Sebelum Akhir Masa Jabatan

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Senin 09 September 2024 10:15 WIB
Jokowi Berkantor di IKN/Foto: Setpres
Share :

JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Jokowi akan di IKN selama 40 hari sejak 10 September--19 Oktober.

Hasan menyebut bahwa hal yang wajar Presiden Jokowi ingin berkantor di IKN Menjelang akhir masa pemerintahannya pada 20 Oktober mendatang.

"Istana Garuda tempat presiden bekerja sebagai kepala pemerintahan sudah bisa digunakan. Jadi wajar jika presiden ingin merasakan bekerja di Istana Garuda sebelum estafet pemerintahan diserahkan kepada presiden berikut ya. Bagaimanapun ini legacynya beliau," kata Hasan, Senin (9/9/2024).

Hasan mengungkapkan, bahwa Presiden Jokowi bakal melakukan kunjungan kerja ke daerah lainnya dengan berangkat dari IKN. Kegiatan di Jakarta, katanya, bisa nantinya di wakilkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Presiden tetap bisa melakukan kunjungan kerja ke daerah lain dengan berangkat dari Ibu Kota Nusantara. Namun mendelegasikan beberapa agenda ke wakil presiden juga dimungkinkan,"pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) dari 10 September hingga 19 Oktober 2024.

"Rencana beliau berkantor itu sampai tanggal 19 (Oktober), kemungkinan dari tanggal 10 (September) -19 (Oktober) dan ada beberapa di sela sela itu kegiatan rapat dan lain-lain, termasuk mungkin kunker dari IKN ke kota lainnya," kata Heru kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).

 

"Ya kalau sampai tanggal 19 oktober berarti 40 harian," sambungnya.

Heru menjelaskan bahwa Presiden Jokowi berkantor di IKN hingga puluhan hari, tidak hanya bekerja tapi juga mengundang beberapa pihak untuk dapat.

"Ya beliau kerja di sana sambil mengundang yang terkait untuk rapat," kata Heru.

Terkait perpindahan ASN yang tidak jadi di bulan September, Heru menyebut bahwa ASN sekretariat presiden telah berkantor di IKN.

"Kalau setpres udah mulai di sana tapi kalau kementerian lain saya ngga tau, intinya setneg yang bertugas sudah disana sejak kemarin," kata Heru.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya