Militer Israel mengatakan militan Hamas menggunakan daerah permukiman sebagai tempat berlindung di Gaza yang berpenduduk padat, termasuk sekolah dan rumah sakit. Hamas membantahnya.
Pejabat kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 32 orang tewas di Jabalia dan daerah-daerah sekitar di utara, sementara yang lainnya tewas di Jalur Gaza tengah dan selatan. Tidak ada komentar langsung dari Israel tentang serangan itu pada Rabu (9/10/2024).
Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas mengatakan sedikitnya 125 warga Palestina tewas di wilayah Gaza utara dalam lima hari terakhir.
Layanan Darurat Sipil Palestina mengatakan telah menerima laporan yang belum dikonfirmasi bahwa puluhan warga Palestina mungkin telah tewas di Jabalia dan wilayah lain di Gaza utara, tetapi tidak dapat menjangkau mereka karena pemboman Israel.
(Susi Susanti)