Warga Minta Pentolan Preman Pasar Merdeka Bogor Jufri Dihukum Berat

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Senin 11 November 2024 11:34 WIB
Warga Minta Preman Pasar Merdeka Bogor Jufri Dihukum Berat/ist
Share :

BOGOR - Warga dan pedagang sekitar pasar tumpah Jalan Merdeka, Bogor mengeluhkan aksi premanisme dan pungli oleh Jupri cs yang berlangsung puluhan tahun. Perbuatan itu dilakukan dengan modus jualan air minum ke pedagang.

Polres Kota Bogor sebelumnya telah menangkap Jupri. Dalam sangkaannya, penyidik mengenakan pasal kepemilikan narkotika hingga senjata tajam.

Faisal salah seorang warga Ciwaringin menuturkan kalau Jupri selama ini tidak segan-segan untuk lakukan penganiayaan terhadap pedagang atau warga yang berani protes.  Bahkan kalau meminta pungutan uang ke pedagang bersama kelompoknya, Jupri selalu bawa senjata api dan tajam.

"Lapak pedagang bisa diobrak abrik sama dia dan kelompoknya,  kalau ada yang berani lawan pasti abis sama dia," kata Faisal, dikutip, Senin (11/11/2024).

Faisal mengatakan, sebelumnya Jupri pernah konflik dengan salah satu pedagang pasar. Bukannya ditangkap, tapi pedagang yang melawan itu malah masuk penjara.

"Kalau masih ingat tahun 2022, keluarga pedagang itu ngadu ke Presiden Joko Widodo, itu yang kasusnya Ujang Sarjana," kata Faisal.

Oleh karena itu, dia meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas Jupri. Lantaran kelakuan Jupri dianggap sudah keterlaluan.

"Orang kayak dia harus dihukum berat, jangan tanggung-tanggung karena perbuatannya sangat meresahkan warga," kata Faisal.

Senada dengan Faisal, Ridwan menuturkan kalau saat itu Jupri sedang memungut uang keamanan. Karena tidak terima, Ujang Sarjana protes hingga sempat terjadi perkelahian.

"Semenjak kasus itu, Jupri jadi semakin ditakuti oleh pedagang dan warga karena diduga dia punya backing kuat," paparnya

Ridwan mengatakan modus yang digunakan Jupri dengan jualan air botol mineral. Setiap pedagang dipaksa untuk beli air botol mineral dari kelompok Jupri.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya