- Melonguane, Kep. Talaud, Sulawesi Utara – 0,11 m (09.06 WIB)
- Sangihe, Sulawesi Utara – 0,16 m (09.29 WIB)
- Morotai, Maluku Utara – 0,10 m (09.46 WIB)
- Halmahera Barat, Maluku Utara – 0,05 m (09.42 WIB)
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa kuat tersebut dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng megathrust, di mana Lempeng Laut Filipina menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di kawasan Palung Filipina (Philippine Trench).
“Gempa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng megathrust, di mana Lempeng Laut Filipina menunjam ke bawah Lempeng Eurasia tepat di Palung Filipina,” kata Daryono.