Dari 25 orang yang ditangkap, petugas berhasil mengungkap identitas 4 bandar lain, yaitu N, P, T, dan S yang kini masih buron. Salah satu bandar berinisial F berhasil ditangkap bersama sejumlah barang bukti pada hari ini.
Dalam proses penggerebekan, beberapa pelaku mencoba melarikan diri hingga naik ke atap rumah untuk menghindari petugas. Namun, sistem blokade yang diterapkan tim gabungan berhasil menutup ruang gerak mereka.
“Ada dua sampai tiga orang yang melarikan diri ke atap, tetapi bisa kami amankan,” jelas Aldrin.
Brigjen Aldrin menjelaskan bahwa penindakan ini adalah wujud dari Asta Cita Presiden terkait pemberantasan narkoba. BNN, TNI, maupun Mabes Polri menegaskan tidak akan berhenti mengejar dan memberantas sindikat narkoba di Indonesia.
“Penindakan ini merupakan bagian dari Asta Cita Bapak Presiden yang ke-7 terkait pemberantasan narkoba. BNN, TNI, maupun Mabes Polri tidak akan henti-hentinya melakukan pengejaran dan pemberantasan sindikat narkoba yang ada di Republik Indonesia ini. Sampai kapan pun, kami tetap akan mengejar,” pungkas Aldrin.
(Awaludin)