Enam pelaut lainnya yang berkewarganegaraan Indonesia, China, dan Burkina Faso tetap berada di atas kapal tersebut, katanya.
Pihak berwenang Gabon menemukan kapal pukat tersebut sebelum dikawal ke pelabuhan Libreville, dan penyelidikan telah dibuka.
Pada Februari tahun lalu, tiga pelaut diculik dengan todongan senjata dari sebuah kapal penangkap ikan di perairan dekat ibu kota.
Sebagai bagian dari Samudra Atlantik, Teluk Guinea merupakan jalur maritim utama untuk minyak dan gas karena berbatasan dengan produsen minyak utama Afrika Barat. Teluk ini juga populer di kalangan penggemar memancing amatir, penggemar perahu rekreasi, dan wisatawan yang ingin menyaksikan paus di lepas pantai Gabon.
Perairan ini dulunya dianggap sebagai salah satu yang paling banyak dihuni bajak laut di dunia.