Penyintas Ungkap Tindakan Keras China Terhadap Falun Gong, dari Penjara Hitam Hingga Penganiayaan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 16 Januari 2026 15:34 WIB
Praktisi Falun Gong di Taiwan. (Foto: Shutterstock)
Share :

“Ini adalah konfrontasi antara keyakinan dan ateisme yang dipaksakan,” katanya, sebagaimana dilansir The Singapore Post. “Antara kebebasan dan kontrol otoriter.”

Pesan Zhang tidak dibingkai dalam ideologi, tetapi dalam pengalaman pribadi. Ia menggambarkan masa lalunya bukan untuk memprovokasi emosi, tetapi untuk memperingatkan tentang pola-pola yang telah didokumentasikan.

“Saya tidak ingin apa yang terjadi di China terjadi di sini,” katanya. “Saya telah mengalaminya.” Kesaksiannya menggarisbawahi kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan analis keamanan dan pakar hak asasi manusia: bahwa penindasan otoriter semakin melintasi perbatasan, menantang perlindungan demokrasi.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya