Banjir Meluas di Kabupaten Bekasi, 22.724 KK Terdampak dan Ribuan Warga Mengungsi

Ade Suhardi, Jurnalis
Selasa 20 Januari 2026 02:15 WIB
Banjir di Kabupaten Bekasi (foto: Okezone)
Share :

Kondisi terparah terjadi di wilayah Cikarang Utara dan Cikarang Pusat. Di Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, tinggi muka air dilaporkan mencapai 200 sentimeter. Sedangkan di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, genangan air setinggi 70 hingga 110 sentimeter merendam permukiman warga.

Seiring meluasnya dampak banjir, BPBD Kabupaten Bekasi telah membuka 20 titik pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak. Lokasi pengungsian memanfaatkan berbagai fasilitas, mulai dari masjid, aula kantor desa, sekolah, musala, pondok pesantren, hingga rumah warga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, mengatakan hingga Sabtu malam, titik pengungsian tersebar di 10 desa pada tujuh kecamatan, yakni Babelan, Tambun Utara, Cibitung, Sukawangi, Sukakarya, Cikarang Utara, dan Kedungwaringin.

“Cibitung menjadi wilayah dengan titik pengungsian terbanyak. Sementara di Babelan, warga mengungsi di Masjid Al Maghfur, Desa Babelan Kota. Di Tambun Utara, pengungsian terpusat di Perumahan Green Avenue Desa Srijamur dan Pondok Pesantren Nahdatul Watan Desa Srijamukti,” jelas Dodi.

BPBD Kabupaten Bekasi bersama unsur terkait terus melakukan penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pendirian tenda pengungsian, distribusi logistik dan kebutuhan dasar, hingga pendataan serta asesmen dampak bencana.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama TNI, Polri, PMI, pemerintah kecamatan dan desa, Destana, serta relawan kebencanaan,” ujarnya.

Dodi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan banjir susulan. Warga diminta segera mengungsi ke tempat aman apabila debit air terus meningkat serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya