Dalam kesempatan tersebut, Aditya juga menyampaikan bahwa ibundanya tidak mengidap penyakit khusus sebelum wafat. Ia mengatakan Meriyati sempat menjalani perawatan pada Oktober 2025 dan Januari 2026 sebelum kondisinya terus menurun.
“Ibu dua kali dirawat. Pertama pada pertengahan Oktober selama satu minggu. Setelah dinyatakan boleh pulang, dua hari di rumah Ibu sudah tidak mau makan sehingga kami kesulitan,” ujarnya.
“Akhirnya kami membawa Ibu kembali ke rumah sakit untuk kedua kalinya, sejak 26 Januari hingga hari ini kondisinya terus menurun,” pungkasnya.
(Awaludin)